Apakah model pembelajaran problem-based learning efektif diterapkan pada pendidikan kejuruan abad 21?
DOI:
https://doi.org/10.17509/2nexa262Keywords:
Learning Method, Problem-Based Learning, Vocational EducationAbstract
Pendidikan Kejuruan memiliki tujuan untuk menghasilkan lulusan terampil yang siap bekerja sesuai dengan kebutuhan perkembangan zaman, maka dari itu diperlukan model pembelajaran yang tepat sehingga dapat menunjang proses pembelajaran peserta didik selama di sekolah, salah satu dari model tersebut adalah problem-based learning. Metode ini menjadi salah satu metode pembelajaran yang wajib dikuasai pendidik abad 21, khususnya pendidik vokasi. Namun, jika dilihat dari tingginya tingkat pengangguran lulusan SMK, timbul pertanyaan benarkah metode pembelajaran ini efektif untuk meningkatkan kompetensi lulusan pendidikan kejuruan. Oleh karena itu, kami melakukan penelitian untuk mengetahui efektivitas dari problem-based learning yang diterapkan di sekolah kejuruan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah para siswa SMKN 3 Kota Bekasi di Kota Bekasi, sedangkan sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling, yakni kelas 12 sebanyak 30 responden (22 pria, 8 wanita). Berdasarkan uji hipotesis, didapatkan nilai sebesar 11,457. Nilai tersebut memberikan makna bahwa problem-based learning efektif memastikan siswa telah menguasai suatu kompetensi di lokasi penelitian. Penguasaan kompetensi tersebut juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, salah satunya adalah penguasaan penerapan metode oleh guru. Kami berharap hasil penelitian ini dapat menjadi salah satu sumber data empiris untuk penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan efektivitas dari metode problem-based learning.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





